Blogger Widgets

Friday, 25 April 2014

Manusia Dan Keindahan

MANUSIA DAN KEINDAHAN Makalah : Ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar Oleh : Ignatius Dayu NPM : 14113216 PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS GUNADARMA 2014 MANUSIA DAN KEINDAHAN DAFTAR ISI BAB I : PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG ………………………………………………………………….. B. TUJUAN PENULISAN ………………………………………………………………….. C. RUMUSAN MASALAH ………………………………………………………………….. BAB II: PEMBAHASANA. PENGERTIAN KEINDAHAN …………………………………………………………………. B. PERKEMBANGAN KESENIAN …………………………………………………………………. C. ALIRAN-ALIRAN KESENIAN …………………………………………………………………. BAB III: KESIMPULAN DAFTAR PUSTAKA   BAB IPENDAHULUAN A. Latar BelakangKebudayaan diciptakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya, terutama kebutuhan hidup fisiknya. Setelah kebutuhan pokok dapat dipenuhi maka manusia menciptakan kesenian yang merupakan salah satu kebutuhan psikisnya yang tercukupi melalui rasa indah (seni rasa indah). Pada umumnya, kesenian dapat dinikmati oleh manusia melalui dua macam indera, yaitu indera mata dan indera telinga. B. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menuntaskan tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang menjadi salah satu syarat kelulusan dalam proses pembelajaran di jenjang S1 Teknik Mesin Universitas Gunadarma. Selain itu, diharapkan makalah ini menjadi tulisan yang bermanfaat dan menjadi referensi bagi semua orang yang membacanya. C. Rumusan Masalah Dari latar belakang yang telah dijelaskan di awal tadi, maka saya mengambil pokok masalah menjadi 3 rumusan yang akan dibahas selanjutnya. Berikut adalah rumusan/pokok masalah :1. Pengertian Keindahan2. Perkembangan Kesenian3. Aliran-aliran Kesenian   BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian KeindahanKebudayaan diciptakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya, terutama kebutuhan hidup fisiknya. Setelah kebutuhan pokok dapat dipenuhi maka manusia menciptakan kesenian yang merupakan salah satu kebutuhan psikisnya yang tercukupi melalui rasa indah (seni rasa indah). Kesenian merupakan bagian kecil dari kebudayaan dan kelanjutan dari kebudayaan. Karena kebudayaan yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan fisik, cenderung pada kebutuhan material. Apabila kebutuhan ini telah terpenuhi, manusia akan mencari kebutuhan lain yang belum diperolehnya. Dan kebutuhan itu adalah kebutuhan psikis yang cenderung pada kebutuhan spiritual, termasuk di dalamnya kesenian. Pada umumnya, kesenian dapat dinikmati oleh manusia melalui dua macam inderanya, yaitu indera mata dan indera telinga atau keduanya secara serentak. Keindahan dalam hubungannya dengan kedua macam indera itu, dibedakan atas tiga macam, yaitu seni rupa, seni suara, dan seni pertunjukan. Seni RupaSeni rupa merupakan kesenian yang dapat dinikmati melalui indera mata sehingga sifatnya visual. Wujudnya antara lain adalah seni bangunan, seni relief atau ukiran timbul, seni lukis, dan seni rias. Seni SuaraSeni suara merupakan kesenian yang dapat dinikmati melalui indera telinga sehingga sifatnya audio. Wujudnya antara lain adalah seni vocal, seni instrumental, dan seni sastra yang lisan. Seni PertunjukanSeni pertunjukan adalah kesenian yang dapat dinikmati melalui indera mata dan telinga sekaligus sehingga sifatnya audiovisual. Wujudnya antara lain adalah seni tari, seni drama, seni film. B. Perkembangan KesenianKesenian sebagai salah satu wujud dari karya manusia akan selalu tumbuh dan berkembang. Dalam perkembangannya, kesenian dapat dibedakan berdasarkan atas waktu, tempat, dan paham, adalah sebagai berikut : Perkembangan kesenian atas dasar waktuPada umumnya dibedakan atas tiga zaman, yaitu zaman kuno, zaman tengah, dan zaman modern. Perkembangan kesenian atas dasar tempatPerkembangan kesenian ini dapat dibedakan atas kesenian rakyat, kesenian keraton, dan kesenian kota. C. Aliran-aliran KesenianDi dalalm kesenian tersirat dua aliran besar dalam penciptaan kesenian, yaitu kuno dan modern. Yang kuno masih tergantung pada alam, sedangkan yang modern berusaha menciptakan sesuatu yang baru. Seni yang masih tergantung pada alam dikenal sebagai naturalisme atau realisme, sedangkan yang ciptaan manusia disebut ekspresionisme. Kedua macam aliran kesenian tersebut dapat terlihat dengan jelas dalam bidang seni lukis dan sastra.   BAB IIIKESIMPULAN Manusia menciptakan kesenian yang merupakan salah satu kebutuhan psikisnya yang tercukupi melalui rasa indah (seni rasa indah). Keindahan dapat dinikmati melalui indera penglihatan dan indera telinga. Kesenian merupakan bagian kecil dari kebudayaan.   DAFTAR PUSTAKA Widyosiswoyo, Supartono. 1992. Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Ghalia Indonesia. About these ads 

Wednesday, 27 November 2013

Tugas 1 ISD

Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

1. Analisis tentang pertumbuhan penduduk dunia :

PENGERTIAN PENDUDUK :

Penduduk adalah orang-orang yang berada di dalam suatu wilayah yang terikat oleh aturan-aturan yang berlaku dan saling berintraksi satu sama lain, dalam sosiologi penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.

Penduduk suatu Negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:
-orang yang tinggal di daerah tersebut
-orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut,dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal, misalkan bukti kewarganegaraan,tetapi memilih tinggal di daerah lain.
Kecepatan penduduk di hitung dengan membagi jumlah penduduk dengan luas area dimana mereka tinggal.

Pertumbuhan penduduk masih merupakan masalah yang serius sejak dahulu, karena hal ini akan terkait dengan eksploitasi sumber daya yang disediakan oleh  planet bumi ini yang makin terbatas.





Dari pertumbuhan penduduk didunia ini, dapat dikemukakan bahwa sejak tahun 1650 Masehi sampai tahun 2005 Masehi, pertambahan penduduk dunia persatuan waktu adalah sebanyak 16,63 juta orang pertahun atau 1,39 juta orang perbulan atau 45,6 ribu orang perhari atau 1899 orang perjam atau 32 orang permenit.

2. Bagaimana hubungan antara kebudayaan dan kependudukan ?

-> Kebudayaan mempunyai hubungan yang erat dengan masyarakat. Segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat di tentukan oleh kebudayaan yang 
dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilahnya adalah “cultural-determinism”. Hubungan antara penduduk, masyarakat, dan kebudayaan yaitu penduduk 
menyebabkan terjadinya masyarakat dan masyarakat memiliki kebudayaan masing-masing.  Ketiga hal tersebut tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.

3. Jelaskan 7 unsur kebudayaan dan bagaimana cara memelihara unsur tersebut !

-> 1). Sistem Bahasa
Bahasa adalah alat yang di gunakan oleh manusia untuk saling berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya. Dalam fungsinya bahasa hanya sebagai pengantar saja dalam proses komunikasi. Bahasa di setiap wilayah atau daerah atau bahkan Negara memiliki perbedaan. Walaupun sudah banyak bahasa luar yang kita pelajari, tapi kita tidak boleh melupakan bahasa kita. Kita harus melestarikan bahasa Indonesia dengan cara tetap menggunakannya sehari-hari untuk berkomunikasi.

2). Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi

Sistem peralatan hidup merupakan salah satu hasil dari budaya yang diciptakan oleh manusia. Diciptakannya peralatan oleh manusia merupakan salah satu tujuan mempermudah memperoleh sesuatu yang diinginkan manusia. Dengan peralatan teciptanya tersebut maka beban dalam menjalankan hidup menjadi lebih mudah. Contoh : alat-alat rumah tangga, pakaian, perumahan, senjata, alat-alat produksi, dll.

3). Sistem Ekonomi dan Mata Pencaharian Hidup

Budaya ini tercipta dari masyarakat yang berkelompok dan membentuk sebuah sistem ekonomi demi terpenuhnya kebutuhan hidup sehari-hari. Pada waktu dulu,mata pencaharian dilakukan dengan cara bertani,berternak,dan menangkap ikan. Walaupun sekarang masih tetap ada namun cara pelaksanaannya yang berbeda. Pelaksanaan waktu dulu masih sangat tradisional sedangkan sekarang banyak melibatkan cara-cara modern yang menggunakan teknologi mutakhir.

4). Sistem Kemasyarakatan dan Organisasi Sosial

Sistem kemasyarakatan atau lebih dikenal dengan sistem kekerabatan merupakan hal yang penting dari struktur sosial. Dengan adanya sistem kekerabatan ini maka bisa mewakili struktur sosial yang dimiliki oleh individu dari masyarakat yang bersengkutan. Organisasi sosial merupakan hubungan status perkumpulan yang di bentuk oleh masyarakat yang memiliki fungsi sebagai pemberdaya dan meningkatkan taraf sosial yang ada di dalam masyarakat. Contoh : sistem kekerabatan, organisasi politik, sistem hukum, sistem perkawinan, dll.

5). Ilmu Pengetahuan

Ilmu pengetahuan merupakan hal yang terpenting yang mampu membuat manusia untuk bertahan hidup. Dengan adanya ilmu pengetahuan maka kemampuan manusia untuk bertahan semakin bertambah. Tanpa adanya ilmu pengetahuan manusia hanya dibimbing oleh naluri saja yang pada akhirnya tidak akan mampu untuk bertahan lebih lama.

6).  Kesenian

Kesenian merupakan hasil budaya yang diciptakan oleh manusia untuk mengagumi keindahan atau mengutamakan nilai-nilai keindahan. Nilai-nilai keindahan atau estetika ini merupakan hal yang bisa di nikmati oleh mata dan teling manusia atau panca indera manusia. Kesenian merupakan ekspresi yang dituangkan oleh manusi yang berasal dari perasaan emosionalnya. Contoh : seni rupa, seni gerak, seni suara, dll.

7). Kepercayaan atau Agama

Agama atau kepercayaan yang dimiliki oleh manusia merupakan fenomena atas ketidakmampuan akan menjawab beberapa pertanyaan yang dimiliki oleh manusia. Selain itu juga agama muncul karena adanya keyakinan pada diri setiap manusia bahwa ada penguasa tertinggi yang memimpin jagat raya ini atau alam semesta. Agama juga berperan penting dalam menyeimbangkan kehidupan spiritual manusia.

4. Bagaimana hubungan kebudayaan dan kepribadian masyarakat ?

-> Sebagai makhluk sosial kita tidak bisa hidup sendiri, kita sangat membutuhkan orang lain. Hubungan antara kepribadian, masyarakat dan kebudayaan jelas ada, dimana kepribadian kita terbentuk karena adanya percampuran antara masyarakat dan kebudayaan. Di masyarakat kita bergaul saling mengenal dengan sesama teman sebaya, bersekolah dan bermain, secara tidak langsung itu bisa membentuk kepribadian kita menjadi orang yang peduli dengan lingkungan dan keadaan sekitar. Sedangkan kebudayaan itu sangat berpengaruh dimana di masyarakat, kebudayaan pasti ada yang mengikat dalam bentuk norma dan adat sehingga mempengaruhi kepribadian kita.

5. Apa yang dimaksud dengan kebudayaan barat? Bagaimana cara kita sebagai bangsa Indonesia menyaring kebudayaan tersebut?

Kebudayaan Barat yang ditulis sebagai western culture adalah himpunan sastra, sains, politik, serta primsip-prinsip artistik dan filosofi yang membedakannya dari peradaban lain. Sebagian besar rangkaian tradisi dan pengetahuan tersebut umumnya telah dikumpulkan dalam konon barat. Kebudayaan barat mempunyai ciri yaitu kebebasan, penghargaan terhadap martabat manusia, penciptaan dan pemanfaatan teknologi, dll. Budaya barat banyak membawa dampak positif dan negatif. Jika dikembalikan pada realita yang ada di kehidupan bangsa Indonesia, kiranya kita bisa memilah setiap wujud kebudayaan yang ada, minimal dari yang kita temui setiap harinya dan membuang hal-hal negatif yang tidak sesuai dengan kehidupan bangsa kita.

Sumber :
1.http://baktisugiono.blogspot.com/2010/11/pertumbuhan-penduduk-di-dunia.html
2.http://satuharapan.com/index.php?id=148&tx_ttnews[tt_news]=3556&cHash=14076a0abdfabb23d9f30bafba69aaa7

3.http://andriedwicn.wordpress.com/2012/06/02/kebudayaan-barat-dan-kebudayaan-timur.
4.http://geamble.blogspot.com/2010/03/pengertian-penduduk.html
5.http://findryr.blogspot.com/2013/11/ penduduk-masyarakat-dan-kebudayaan

Thursday, 21 November 2013

PEMUDA DAN SOSIALISASI



 PEMUDA DAN SOSIALISASI

Pemuda dalam pengertian bahasa Indonesia adalah manusia yang masih muda,manusia muda memerlukan pembinaan dan pengembangan individu ke arah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan pengembangan negara,akan tetapi di Indonesia ini sehubungan dengan adanya pemrogaman pembinaan generasi muda. berikut ini adalah kelompok kategori umur di Indonesia :


Masa balita        : 0 – 1 tahun
Masa anak         : 1 – 12 tahun
Masa Puber       : 12 – 15 tahun
Masa Pemuda    : 15 – 21 tahun
Masa dewasa     : 21 tahun keatas

Usia 15 - 21 tahun adalah masa manusia muda, 21 tahun keatas dipandang telah memiliki kematangan pribadi dan 18(21) tahun adalah usia yang telah diperbolehkan untuk menjadi pegawai baik pemerintah maupun swasta.
Dilihat dari segi ideoloidi Indonesia, generasi muda adalah mereka yang berusia15 - 21 tahun, karena merupakan calon pengganti generasi terdahulu. Pengertian pemuda berdasarkan umur dan lembaga serta ruang lingkup tempat pemuda berada terdiri atas 3 kategori yaitu :

1. siswa, usia antara 6 – 18 tahun, masih duduk di bangku sekolah
2. Mahasiswa usia antara 18 – 25 tahun beradi di perguruan tinggi dan akademi
3. Pemuda di luar lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi yaitu mereka yang berusia 15 – 30 tahun keatas.

Kedudukan pemuda dalam masyarakat adalah sebagai mahluk moral, mahluk sosial. Artinya beretika, bersusila, dijadikan sebagai barometer moral kehidupan bangsa. Sebagai barometer bangsa pemuda tidak bisa berdiri sendiri. Pemuda membutuhkan dorongan motivasi yang kuat untuk dapat membangun sebuah negara menuju yang lebih baik.
   
SOSIALISASI

Melalui proses sosialisasi, seorang pemuda akan terwarnai cara berpikir dan kebiasaan hidupnya. Dengan demikian, tingkah laku seseorang akan dapat berubah. Dengan proses sosialisasi, seorang menjadi mengerti bagaimana bertingkah laku di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya menjadi masyarakat yang baik dan beradab.kepribadian yang terbentuk dalam hal ini sosialisasi dapat diartikan sebagai proses membantu individu melalui belajar dan menyesuaikan diri,bagaimana cara hidup dan bagaimana cara berpikir kelompoknya agar dapat berperan didalam kelompoknya. Sosialisasi merupakan salah satu proses belajar kebudayaan dari anggota  masyarakat dan hubunganya dengan sistem sosial.

Proses sosialisasi adalah proses pembentukan sikap loyalitas sosial. Loyalitas sosial atau kesetiaan sosial adalah perkembangan dari sikap saling menerima dan saling memberi kearah ang lebih baik. Kita sangat mudah melihatnya pembentukan kesetiaan sosial ini adalah dalam keluarga. Setiap anggota keluarga selalu setia sesamanya. Di dalam kelompok dan masyarakat juga kesetiaan sosial ini berkembang, sebagai dasar kesatuan dan persatuan dalam masyarakat. Dengan kata lain kesetianan sosial berkembang mulai dari kelompok yang sederhan hingga kelompok yang lebih luas.
Ada minimal tiga hal yang harus dilakukan agar tumbuh dan kembangnya sikap loyalitas sosial ini menjadi lebih baik yakni : 

pertama kita harus saling berkomunikasi baik dalam keadaan dekat ataupun dalam keadaan berjauhan (tempat tinggal). Dengan komunikasi yang teratur kita akan saling mengetahui kabar dan berita di antara kita. Sakit atau senang diantara kita dapat dengan cepat kita mengetahuinya.

Kedua, sering bekerja sama menyelesaikan berbagai persoalan hidup. Misalnya bergotong royang atau melakukan arisan. Kerja sama dapat saja dilakukan dalam kelompok kecil(minimal dua orang) atau pun dalam kelompok yang besar (jumlah anggotanya banyak).

Ketiga, dalam kehidupan atau pergaulan sesama kita, sikap tolong menolong harus dikembangkan. Berbagai kesulitan hidup yang kita alami pantas kita minta tolong kepada orang lain atau teman. Begitu pula sebaliknya bila kawan kita yang mengalami kesusahan wajib pula kita membantunya. Tentu saja dasarnya adalah suka saling menerima dan memberi.

referensi : 
http://pemuda-dan-sosialisasi.blogspot.com/

Thursday, 3 October 2013

Hubungan Kebudayaan dan Kependudukan

Hubungannya sudah pasti erat sekali karena kebudayaan ada ketika sekelompok manusia atau disebut juga penduduk duduk dalam satu meja kehidupan bermasyarakat.

Kebudayaan Barat dan Bagaimana Menyaringnya

Kebudayaan Barat itu biasanya identik dengan bangsa eropa di bagian barat dunia. Indonesia saat ini sudah banyak dipengaruhi oleh budaya barat. banyak negativ dan positiv masuknya budaya barat ke indonesia, contohnya itu bangsa indonesia menyukai cara berpakaian budaya barat, cara berbicara, cara hidup sehari - hari dan masih banyak lagi.

cara menyaring kebudayaan barat itu contohnya :

  • kebijakan pemerintah dalam menyaring kebudayaan apa saja yang boleh masuk ke indonesia
  • masyarakat diajak untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya
  • perkenalkan budaya - budaya indonesia kepada genarasi - generasi mudanya
  • permudah pengusaha asal indonesia untuk mengembangkan usahanya sendiri di indonesia seperti batik dan kerajinan lainnya.

7 Unsur Kebudayaan dan Cara Memeliharanya

1.      Bahasa

Bahasa Indonesia telah ditetapkan sebagai bahasa persatuan. Bahasa Indonesia juga mengalami perubahan dan perkembangan terkait dengan hal kosakata, ejaan yang disempurnakan seta penggunaan istilah – istilah.

2.      Sistem pengetahuan

Perkembangan zaman turut merubah sistem pengetahuan manusia, sangat berbeda sekali keadaan masyarakat saat ini dengan sebelumnya. Hal ini dikarenakan setiap manusia memiliki rasa tidak puas dan selalu berusaha mengadakan penemuan baru.

3.      Sistem organisasi sosial

Organisasi sosial terus berkembang seiring berjalannya waktu. Perubahan tersebut meliputi sistem kekerabatan, sistem organisasi sosial, hukum dan perkawinan.

4.      Sistem teknologi

Perubahan sistem teknologi merupakan salah satu unsur kebudayaan yang paling cepat berkembang. Bahkan hanya beberapa hari saja perubahan sudah bisa terjadi. Misalnya, perubahan sarana komunikasi berupa handphone dan komputer (laptop) serta sarana transportasi.

5.      Sistem mata pencaharian

Jika kita melihat kembali pada zaman dahulu, manusia mempertahankan hidupnya dengan mengumpulkan makanan kemudian mengolah tanah. Pada awalnya manusia mengolah tanah dengan cara dan peralatan yang sederhana, namun seiring berjalannya waktu sudah ditemukan alat – alat bermesin, pestisida dan alat semprot.

6.      Sistem religi

Sistem religi dapat dilihat dengan membandingkan kepercyaan nenek moyang kita dengan kepercayaan saat ini. Dahulu nenek moyang kita menganut animisme dan dinamisme. Namun, saat ini telah banyak agama yang berkembang dan diakui oleh negara kita yaitu Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan Konghuchu.

7.      Sistem kesenian

Sistem kesenian juga tidak luput dari perubahan. Kesenian kini mulai modern. Kesenian yang berubah tidak hanya kesenian yang bercorak religius, tetapi juga kesenian secara umum.

Berbagai unsur sosial dan budaya selalu berubah seiring perkembangan zaman. Perubahan – perubahan sosial budaya tersebut terjadi melalui proses – proses berupa:

·         Akulturasi

·         Asimilasi

·         Difusi

·         Discovery

·         Invention

·         Inovasi

·         Modernisasi

·         Globalisasi

Berbegai proses tersebut pastinya akan mempengaruhi kondisi masyarakat. Pengaruh yang ditimbulkan dapat positif ataupun negatif.

Dampak positif perubahan sosial budaya

·         Cepat masuknya budaya asing yang memperkaya budaya Indonesia

·         Perubahan pola berfikir tradisional menjadi rasional, sistematis, analitis dan logis

·         Munculnya sikap lebih menghargai waktu dan mau bekerja keras

·         Munculnya pola pembagian kerja antara laki – laki dan perempuan berdasarkan kemampuan sehingga perilaku diskriminatif terhadap perempuan semakin berkurang

·         Berkembangnya ilmu pengetahuan

·         Berkembangnya cara berfikir kritis

Dampak negatif perubahan sosial budaya

·         Sikap materialistic, yaitu orang lebih mengejar kekayaan materi jika dibanding dengan kualitas diri

·         Sikap individualistik, yaitu memperjuangkan kepentingan dirinya sendiri dibanding menolong orang lain

·         Sikap konsumerisme, yaitu sikap hidup yang boros (konsumtif)

·         Kesenjangan sosial ekonomi, yaitu timbulnya pelapisan sosial yang kuat antara yang kaya dengan yang miskin

·         Pencemaran dan kerusakan lingkungan alam

Kriminalitas dan kenakalan remaja.

Menurut saya cara memeliharanya adalah tergantung dari kebijakan pemerintah dan masyarakat itu sendiri karena semua yang dilakukan harus dari dalam negara dan setiap individu tang ada dalam negara tersebut.